Di balik kesuksesan sebuah usaha kuliner yang kini mendunia, terdapat seorang wanita tangguh asal Sulawesi Tengah, Suriati Ramli, pendiri Ramli Cake. Ia membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan inovasi dapat menciptakan peluang di tengah tantangan.
Suriati Ramli lahir dan besar di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ia tidak berasal dari keluarga yang berkecukupan, sehingga sejak kecil sudah terbiasa menghadapi berbagai keterbatasan. Namun, keterbatasan tersebut justru menjadi motivasi bagi Suriati untuk terus berjuang meraih mimpi dan mengubah nasib keluarga.
Setelah menamatkan pendidikan SMA, Suriati memutuskan untuk membantu perekonomian keluarga dengan berbagai pekerjaan, mulai dari membuka warung kecil hingga menjadi penjual kue di lingkungan sekitar. Dari sinilah Suriati mulai mengenali dunia usaha dan menemukan passion-nya di bidang kuliner.
Ramli Cake lahir dengan sederhana. Awalnya, Suriati membuat kue-kue basah dan kue kering di dapur rumahnya untuk acara-acara arisan dan pesta keluarga. Berkat kualitas dan cita rasa yang lezat serta harga yang terjangkau, kue buatan Suriati mulai dikenal di lingkungan sekitar. Tidak sedikit yang merekomendasikan kue-kue tersebut ke teman dan kerabat lainnya.
Melihat antusiasme pelanggan, Suriati memutuskan untuk membuat brand sendiri, yaitu Ramli Cake, yang diambil dari nama keluarga besarnya. Ia mulai memasarkan kue secara lebih luas melalui media sosial dan sistem pre-order. Dalam waktu singkat, Ramli Cake mampu menembus pasar Kota Palu dan sekitarnya.
Saya mulai dari dapur rumah, tidak pernah membayangkan Ramli Cake bisa seperti sekarang. Semua berawal dari niat untuk membantu keluarga dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Suriati Ramli
Kunci utama kesuksesan Ramli Cake adalah inovasi dan konsistensi di kualitas produk. Suriati selalu berusaha membuat kreasi baru untuk setiap musim atau hari besar. Misalnya, saat perayaan Idul Fitri, Ramli Cake menyediakan paket hampers dengan berbagai kue spesial. Dari brownies, lapis legit, hingga cake pandan dengan topping unik, semua dibuat dengan bahan berkualitas dan resep turun-temurun.
Selain itu, Suriati juga berani melakukan eksperimen dengan cita rasa khas Sulawesi seperti penggunaan kelapa, gula aren, dan hasil bumi lokal sebagai bahan utama. Hal ini membuat Ramli Cake memiliki identitas tersendiri di tengah persaingan industri kue yang semakin ketat.
Perjalanan Suriati dalam membangun Ramli Cake tidak selalu mulus. Ia pernah menghadapi tantangan besar seperti keterbatasan modal, krisis pandemi, hingga persaingan dengan produk kue dari luar daerah. Namun, Suriati tidak menyerah. Ia selalu berusaha memperbaiki sistem produksi, mencari strategi pemasaran yang efektif, dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
Selama pandemi COVID-19, Ramli Cake sempat mengalami penurunan omset hingga 50%. Tetapi Suriati segera beradaptasi dengan memanfaatkan layanan pengiriman online dan promosi melalui media sosial. Ia juga menerapkan protokol kesehatan di dapur dan toko agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman.
Kesuksesan Suriati Ramli tidak hanya untuk dirinya sendiri. Ia juga berupaya memberdayakan wanita sekitar agar turut merasakan dampak positif dari usahanya. Kini, Ramli Cake telah menjadi tempat bekerjanya lebih dari 25 wanita dari lingkungan sekitar. Mereka diberikan pelatihan membuat kue, pengetahuan tentang pemasaran, serta kesempatan untuk menjadi pengusaha mandiri.
Suriati juga aktif dalam berbagai komunitas UMKM Sulawesi Tengah, berbagi ilmu dan pengalaman seputar membangun bisnis kuliner yang berkelanjutan. Ia sering menjadi narasumber dalam kegiatan seminar, pelatihan, dan bazar UMKM di Kota Palu.
Ramli Cake kini telah menjadi salah satu oleh-oleh khas yang wajib dibeli wisatawan ketika berkunjung ke Palu dan Sulawesi Tengah. Produk Ramli Cake dijual di beberapa toko oleh-oleh utama serta memiliki gerai sendiri di pusat kota. Dengan kemasan yang elegan dan kualitas premium, Ramli Cake mampu bersaing dengan oleh-oleh dari daerah lain, seperti kue lapis dari Surabaya atau brownies dari Bandung.
Tak hanya terkenal di Sulawesi, Ramli Cake kini juga sudah mengirimkan produknya ke beberapa kota besar di Indonesia, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Ini menunjukkan bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk go internasional jika dikelola dengan baik.
Cita rasa lokal yang dikemas secara modern akan memikat pasar, asal kita selalu inovatif dan menjaga kualitas, tutur Suriati Ramli kepada komunitas UMKM.
Suriati Ramli membagikan beberapa tips penting bagi siapa saja yang ingin memulai usaha, khususnya di bidang kuliner:
Kisah Suriati Ramli dan Ramli Cake menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda di Sulawesi Tengah dan seluruh Indonesia. Ia membuktikan bahwa perempuan pun dapat menjadi pengusaha sukses. Usahanya mengajarkan pentingnya keberanian, ketekunan, serta semangat berbagi untuk menciptakan perubahan yang positif.
Berbagai prestasi telah diraih, mulai dari penghargaan UMKM terbaik tingkat provinsi hingga nominasi Pengusaha Wanita Tangguh Nasional. Suriati juga menjadi motivator bagi pelaku usaha kecil lainnya agar terus berjuang dan jangan ragu untuk mencoba hal baru.
Kesuksesan Ramli Cake tidak terlepas dari kerja keras, inovasi, dan kepedulian Suriati Ramli terhadap kualitas serta lingkungan sekitarnya. Dari dapur sederhana di Kota Palu, ia dapat membawa produk lokal ke panggung nasional dan internasional. Kisah ini menjadi bukti bahwa kesempatan bisa diciptakan dengan tekad dan kemauan yang kuat. Ramli Cake adalah contoh nyata UMKM yang mampu membanggakan nama Sulawesi Tengah melalui produk kuliner yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat sekitarnya.